di neraka tak ada api
Saturday, May 19th, 2007Ini adalah kisah Bahlul, seorang bawahan Khalifah Harun ar-Rasyid yang prilakunya sering konyol, lugu, tapi menarik. Suatu hari Bahlul datang menemui penguasa dinasti Abbasiah itu dengan wajah kecut, seperti memendam kecewa. "Kamu darimana saja Bahlul?" tanya Harun ar-Rasyid. "Aku baru saja dari neraka, Baginda," jawab Bahlul enteng saja. "Dari neraka? Buat apa ke sana?" tanya Baginda keheranan. "Saya khawatir kalau-kalau negeri kita kekurangan api, Tuan. Saya ke neraka ingin meminta api, untuk persediaan di sini. Tetapi sayang saya tak berhasil membawanya." "Kenapa?" "Kata para penghuninya, di neraka tak ada api." "Mereka pasti bohong! Bagaimana bisa tak ada? Di neraka kan pusat dari segala api." "Saya pikir juga begitu, Tuan. Saya bahkan sudah mendesak dan memohon dengan sangat, tetapi jawaban mereka tetap satu: di neraka tak ada api! Saya tanya, kenapa bisa begitu? Nah kata mereka, setiap penghuninya datang ke sini membawa api (yang akan membakar)-nya sendiri-sendiri."
-dari kolom Sabrur R Soenardi_sambil ngawasin hanif yg gak henti2nya masukin apa2 yg ada d tgnnya menuju mulutnya-